Label

Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Februari 2015

JALAN-JALAN YUK DI CILACAP

Udah pernah berkunjung ke Cilacap? Itu tuh, kota yang terkenal dengan pulau penjaranya... Yaps! Pulau Nusakambangan. Udah pernah? Yuk, main lagi.. Buat yang belum pernah, saya akan ceritain dikit pengalaman saya waktu main ke Teluk Penyu. Monggo disimak, kalo nggak tertarik ya tinggal close page ini. Yuk dimulai...


Karena saya mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Purwokerto, saya dan teman-teman memulai perjalanan dari titik awal di Kota Satria, Purwokerto. Kami berangkat pukul 8 pagi dengan mengendarai motor (awalnya sih mau berangkat jam setengah 7, tapi ngumpulnya pada ngaret, wkwkwkwk). Perjalanan dari Purwokerto ke Cilacap nggak lama kok, sekitar 1 jam-an dengan kecepatan max 60 km/jam (karena ada temen kami yang nggak bisa ngebut).

Kalo nggak bisa naik motor atau nggak punya motor, bisa juga kok naik angkutan umum. Dari terminal Bulupitu Purwokerto, saya saranin nih, naik bis Purwokerto-Cilacap yang via Menganti.. Itu bis yang trayeknya nggak muter-muter dulu, jadi bisa nyampe Cilacap lebih cepet. Kalo udah di terminal Cilacap, ya tinggal nanya deh ke sopir angkot, hiihihiii (Sorry, saya kurang paham soal angkutan umum).

Untuk mencapai Obyek Wisata Teluk Penyu, sangatlah gampang kawan.. Kita cuma harus ngikutin rambu penunjuk arah yang ada di jalanan Cilacap. Tenang, Cilacap kota yang sepi kok, jadi sangat mudah untuk memperhatikan sekeliling. 

Untuk masuk ke Obyek Wisata Teluk Penyu, kita cuma ditarik Rp. 5000,- saja, plus Rp. 1000,- untuk biaya parkir kendaraan roda 2. Semuanya dibayarkan di loket penjualan karcis di gerbang masuk obyek wisata. Sesudah bayar? Ya udah, tinggal main aja.. Terserah mau ngapain! mau guling-gulingan di pasir boleh, mau main air juga boleh, atau mau cari jodoh? Sangat disarankan, wkwkwkwk.


Jangan lupa main di trekdamnya ya.. Itu loh, bangunan pemecah gelombang, anak-anak kecil nyebutnya cakar ayam, hihihihi.. Pemandangan laut di bagian ujung bangunan ini bagus binggo! Saya dan teman berani loh, jalan sampai ke ujung trekdamnya, sebenernya saya takut.. cuma mereka maksa, ya syudah. Hahahaha!


Kita juga bisa foto di bawah bangunan trekdam, kok, teman! lebih artistik deh angel-nya...

Bosen main-main di pantai dan di trekdam? Main ke Nusakambangan aja.. Gimana caranya? Ya naik perahu lah, kan kita bisa nyewa perahu untuk antar jemput kita dari Teluk Penyu ke Pulau Nusakambangan. Deket kok, paling 10 menit udah nyampe! Tarif sewa perahu biasanya udah ditentuin sama mereka si pemilik perahu.. yaitu sebesar Rp. 20.000,-/orang. Tapi kalau pinter nawar, coba aja deh ditawar harganya, mereka orang yang murah hati kok..

Nah, di Pulau penjara, teman bisa main air dan hunting foto. Pemandangannya indah lho, banyak karang-karang gitu.. Udah gitu, pasirnya putih lagi, jadi airnya keliatan jernih. Bosen main air? Masuk ke obyek wisata Nusakambangan Timur aja, kita cukup membayar Rp. 5000,- di loket masuk. Setelah itu, kita bisa bebas menjelajah alam dan hutan Nusakambangan Timur. Kita bisa nemuin goa, benteng, penjara dan tentunya pantai-pantai berpasir putih yang masih sepi dan jarang tersentuh..






Kalo udah puas ngelilingin Nusakambangan Timur, ayo kita ke barat untuk mengambil kitab suci! Eh, salah.. Ayo kita pulang.. sebelum pulang, jangan lupa sms atau bbm bapak perahunya yaa, biar dijemput. Sambil nunggu jemputan enaknya makan rujak dan mendoan di pondokan pinggir pantai. Kalo perahunya lama, ya tidur aja dulu..



Kalo udah sore, segera pulang ya teman, supaya nggak kemaleman di jalan.. cilacap memang bercahaya, tapi keluar dari daerah cilacap dikit udah gelap gulita looh.. Selamat jalan-jalan!! ^-^

Rabu, 21 Januari 2015

NGAPAK DEFINITION DICTIONARY

This is some of the terms that are used everyday (I use everyday) and the meaning. some people call it 'Ngapak' terms. sorry, my English is wagu.


AMLENG.   [adj.] quiet calm like nothing happened

DALO.   [adj.] another word of stupid

GEMBLUNG.   [adj.] another word of crazy

GOBLOG.  [adj.] eggs which if shaken will sound (in other words rotten egg)

GUMOH.   [v.] fluid spewing through the mouth (specially used for babies)

GURISAN.   [v.] joking and laughing

JAN-JANE.   [adv.] actually

LEMBO.   [adj.] lying, dishonest, slander

MAREGI.  [adv.] expression for someone / something that sucks

MBADHOG.  [v.] activities carried out by someone when she/he feels hungry or want to eat

MBAHMU.  [n.] your grandparents

MBENTONGOR.  [adv.] very striking (in a negative sense)

NDABLEG.  [adj.] expression used for someone who is stubborn

NDASMU.  [n.] your head

NGOTHEL.  [v.] go out of the house by riding a bicycle

NINIMU.  [n.] your grandma

RAIMU.   [n.] your face

SABLENG.  [adj.] another word of crazy

SAKLEK.   [adj.] someone who doesn’t want his/her  opinion refuted by others

WAGU.  [adv.] words which reveal that someone/something is weird




okay, I hope it is usefull, hee hee hee 

 

Minggu, 25 Agustus 2013

Sedapnya Tahu Masak dari Cilacap




Tahu masak adalah nama makanan khas daerah Cilacap dan sekitarnya. Terbuat dari tahu goreng yang dipotong-potong, dicampur dengan sayuran, lontong dan bumbu yang khas.

Berikut cara membuat makanan ini, tahu masak cocok dimakan saat siang atau saat sedang santai..

Bahan yang dibutuhkan:
3 buah tahu putih 
2 siung bawang putih 
1 sendok teh garam 
200 ml air 
minyak untuk menggoreng 

Bumbu Sambal Kacang:
100 gram kacang tanah, digoreng
1 siung bawang putih 
2 buah cabai rawit merah 
1/8 sendok teh terasi, dibakar
1/2 sendok teh garam 

Bahan Air Gula (direbus): 
100 gram gula merah 
1/4 sendok teh garam 
200 ml air 

Bahan Pelengkap:
5 buah lontong 
100 gram kol, diiris
100 gram kecambah, diseduh
2 1/2 sendok teh kecap manis 
5 sendok teh bawang merah goreng untuk taburan 
50 gram kerupuk merah goreng 


Cara membuat:
  1. Lumuri tahu dengan campuran bawang putih, garam, dan air. Diamkan 10 menit.
  2. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang sampai matang dan berkulit. Agkat dan tiriskan. Potong-potong tahu kotak. Sisihkan.
  3. Ulek bumbu sambal kacang sampai halus. Tambahkan air gula sedikit-sedikit sambil diulek sampai rata.
  4. Sajikan potongan lontong dan tahu dipiring. Tambahkan irisan kol dan kecambah. Siram dengan sambal kacang.
  5. Bubuhkan kecap manis. Taburkan bawang merah goreng dan kerupuk.

Selamat mencoba...

Kamis, 21 Maret 2013


Obyek Wisata Benteng Pendem


BENTENG Pendem Cilacap atau dalam bahasa Belanda disebut ”Kusbatterij op de Lantong te Cilacap”, terletak sekira setengah kilometer ke arah selatan dari objek wisata pantai Teluk Penyu. Bangunan ini adalah bekas markas pertahanan tentara Hindia Belanda yang dibangun secara bertahap tahun 1861-1879 dengan luas 6, 5 hektar.
Konfigurasi bangunan Benteng Pendem, sampai saat ini masih kokoh. Arsitek Belanda mendesain Benteng Pendem lengkap dengan barak/ ruang prajurit, klinik, terowongan, penjara, ruang amunisi, ruang tembak yang dikelilingi pagar dan parit serta tertimbun tanah sedalam 1-3 meter.
Kini, bangunan bersejarah itu menjadi salah satu objek wisata andalan Kabupaten Cilacap. Disebut Benteng Pendem, karena bangunan bersejarah itu nyaris tertutup tanah perbukitan. Dari puncak benteng ini, kita dapat melihat Samudra Indonesia.
Belanda membangun Benteng Pendem sebagai markas pertahanannya hingga tahun 1942. Sebab, saat perang melawan Jepang, Sekutu kalah. Benteng ini kemudian dikuasai Jepang.
Benteng tersebut, juga menjadi saksi perjuangan rakyat Cilacap melawan penjajahan Belanda. Di benteng ini, ratusan rakyat Cilacap dan para pejuang ditawan penjajah.
Pada tahun 1945, saat Kota Hiroshima dan Nagasaki dibom oleh tentara Sekutu dan Jepang hengkang kembali ke negerinya – bangunan yang berada tak jauh dari Pulau Nusakambangan tersebut, dikuasai TNI dari Banteng Loreng Kesatuan Jawa Tengah. Di tempat itu pula, para pejuang kemerdekaan berlatih perang dan pendaratan laut.
Pada tahun 1986, dilakukan penggalian terhadap lokasi yang berada di pintu Pelabuhan Cilacap tersebut. Ternyata di dalamnya terdapat ratusan ruangan, terdiri barak, benteng pertahanan, benteng pengintai, ruang rapat, klinik pengobatan, gudang senjata, gudang mesiu, ruang penjara, dapur, ruang perwira, dan ruang peluru.
Sebelumnya tak ada yang menyangka, jika di dalam tanah gundukan yang berada tak jauh dari kilang minyak tersebut terdapat sebuah bangunan bersejarah.
Karena konon tempat tersebut lebih dulu dibuat bangunan, baru setelah itu ditimbun dengan tanah setebal empat meter, sehingga bangunan tersebut tidak terlihat.
Pada masa pemerintahan Belanda, banyak tentara yang dipenjara di Benteng Pendem dikabarkan tidak kembali. Di lokasi ini diperkirakan masih terdapat bangunan lain yang tertimbun. Dari Benteng Pendem itu pula, konon terdapat terowongan yang menghubungkan dengan benteng sejenis serta sejumlah gua-gua di Pulau Nusakambangan melalui bawah laut.
**
Antara Benteng Pendem dan Pulau Nusakambangan memang ada kaitannya. Di “pulau penjara” ini, sejumlah bangunan bersejarah peninggalan pemerintah kolonial Belanda bisa dijumpai.
Bangunan bersejarah seperti rumah penjara, tempat peristirahatan di candi, benteng Portugis dengan peninggalan meriam kuno yang merupakan sebagian potensi alam serta sejarah di Nusakambangan, memiliki prospek bagus untuk ditawarkan sebagai atraksi wisata.
Di pulau ini terdapat sekira 25 goa, termasuk goa kelelawar yang dihuni ribuan hewan malam ini.
Memasuki Nusakambangan dengan waktu tempuh 15 – 20 menit dari Dermaga Wijayapura, pertama kali akan melihat monumen Nusakambangan berupa sebuah tugu peringatan yang jaraknya hanya sekira 10 meter dari Pelabuhan Sodong, Nusakambangan.
Menuju arah barat pulau ini, terdapat bangunan penjara peninggalan Belanda seperti bangunan LP Limus Buntu. Bangunan penjara pertama yang dibangun Belanda, adalah LP Permisan yakni tahun 1908 dan terletak di ujung selatan pulau ini. Pada tahun 1912 dibangun lagi sebuah penjara di daerah Nirbaya dan Karanganyar.
Selama kurun waktu tahun 1925 sampai tahun 1935 dibangun rumah penjara di Batu, Karangtengah Gliger, Besi, dan Kembangkuning hingga seluruh LP di sana berjumlah sembilan.
Di samping bangunan-bangunan penjara di sebuah perbukitan di daerah candi, terdapat sebuah pesanggrahan. Dari atas puncak bukit ini, kita dapat melihat kerlip-kerlip sinar lampu Kota Cilacap serta kawasan hutan bakau di Segara Anakan.
Sayangnya, berbagai bangunan yang ada di sana saat ini dalam kondisi rusak berat. Dari 9 LP yang dibangun Belanda hanya empat yang difungsikan, yakni LP Batu, Besi, Kembangkuning, dan Permisan.
Objek alam yang mempunyai potensi untuk dikembangkan adalah goa-goa alam seperti Goa Putri dan Ratu yang kini telah dikembangkan oleh Pemda Cilacap-Goa Kledeng, Pasir, dan Goa Lawa (Kelelawar) yang terletak di bagian tengah. Di sisi timur, terdapat Monumen Artileri Benteng Pendem peninggalan Belanda dan mercusuar di Pantai Cimiring.